Konselor

Rentang Gaji: Rp2jt - Rp8jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Profesi konselor adalah bidang pekerjaan yang berkaitan dengan memberikan bantuan, dukungan, dan panduan kepada individu atau kelompok yang menghadapi berbagai tantangan emosional, psikologis, atau sosial. Konselor berfokus pada membantu klien memahami dan mengatasi masalah pribadi mereka, meningkatkan kesejahteraan mental, dan mengembangkan keterampilan adaptasi yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Konselor memberikan dukungan emosional kepada klien yang mengalami kesulitan atau tekanan psikologis. Mereka membantu klien menjelajahi perasaan, pemikiran, dan pengalaman mereka. Konselor menciptakan ruang yang aman dan terpercaya di mana klien dapat berbicara tentang masalah-masalah mereka tanpa takut dihakimi atau dikritik. Konselor melakukan penilaian terhadap masalah klien untuk memahami akar permasalahan dan merencanakan intervensi yang sesuai. Konselor membantu klien merumuskan tujuan dan mengembangkan rencana untuk mengatasi masalah atau mencapai perubahan positif dalam kehidupan mereka. Profesi konselor mencakup berbagai spesialisasi, seperti konselor klinis, konselor pendidikan, konselor karir, dan sebagainya. Pendidikan formal dan lisensi sering diperlukan untuk menjadi seorang konselor, dan banyak negara memiliki standar etika dan kode etik profesional yang harus diikuti oleh para praktisi dalam profesi ini."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Konselor Klinis Konselor Pendidikan Konselor Karir Konselor Perkawinan Konselor Narkoba

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Universitas Pesantren Tinggi Darul ulum
Dalam rangka melengkapi wadah pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pesantren Tinggi Darul Ulum (YAPETIDU) Jombang, maka sejak tahun 1987 telah dirintis berdirinya Perguruan Tinggi. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada tahun 1989 mendapatkan ijin operasional dari Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Depag RI Nomor : 35/E/1989 untuk menyelenggarakan Program Studi S-1 Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah yang menginduk pada Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) Jombang dan mendapatkan Status Terdaftar berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 158 Tahun 1990, serta Status Diakui berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 368 Tahun 1996. Di samping itu, lembaga pendidikan tinggi yang dikelola oleh yayasan tidak hanya menyelenggarakan program Studi S-1 Pendidikan Agama Islam (PAI) saja, karena pada tahun 1991 yayasan telah mendapatkan SK Departemen Kesehatan RI Nomor HK.00.06.2647 untuk mendirikan Akademi Keperawatan Darul Ulum (AKPER DU), dan pada tahun 1996, kembali yayasan mendapatkan SK Menteri Agama RI Nomor 320 tahun 1996 tantang pemberian status terdaftar program studi S-1 jurusan Ahwal Al Syakhsiyah (AS) Fakultas Syari’ah yang juga menginduk pada Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang. Kemudian pada tahun 1999 yayasan mendapatkan SK Departemen Pendidikan Nasional Nomor 122/D/O/1999 untuk mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Darul Ulum (STIBA DU) dan pada tahun ini pula mendapatkan SK Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor E/110/1999 nama Fakultas Tarbiyah dan Syariah Universitas Darul Ulum diubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum (STAI DU) Jombang Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) status diakui dan Jurusan Ahwal Al Syakhsiyah (AS) status terdaftar. Selanjutnya pada tahun 2002, yayasan juga telah mendapatkan SK Departemen Kesehatan Nomor 242/D/O/2002 untuk mendirikan Akademi Kebidanan Darul Ulum (AKBID DU).Akta Notaris No. 7 Mayuni Sofyan Hadi, SH., tanggal 5 April 2000 yang telah dirubah dan ditambahi sesuai perkembangan, dengan Akta Notaris No. 59 H. Mayuni Sofyan Hadi, SH. Tanggal 24 Maret 2005 yang terakhir dengan Akta Notaris Masruchin, SH, M.Hum No. 13. Tanggal 5 Mei 2010 dan sudah di sahkan oleh MENKUMHAM RI Nomor : AHU.2560.AH.01.04. pada tanggal 28 Juni 2010 dengan NPWP yang tercatat Pratama Mojokerto adalah 02.007.564.4-602.000.
university
Swasta
logo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
Penyelenggaraan STIKes Salsabila serang diawali dengan berdirinya program studi Diploma III Akademi Kebidanan Salsabiila di Kota Cilegon yang beralamat di Kompleks Istana Cilegon Jl. SA Tirtayasa No. 30-32 Cilegon – Banten. Program studi kebidanan merupakan kegiatan pendidikan dari Yayasan Salsabila Multi Karya berdasarkan surat rekomendasi/pertimbangan tertulis bagi pendirian Akbid Salsabila dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Depkes RI dengan Nomor HK. 03.2.4.1.4234. Selain surat rekomendasi tersebut Akademi Kebidanan Salsabila menyelenggarakan pendidikan berdasarkan atas SK nomor 64/D/O/2004 tentang perizinan penyelenggaraan program studi dan pendirian Akbid Salsabila dari Mendiknas. Dalam rangka menyesuaikan perkembangan pengelolaan dibidang pendidikan, pada bulan Januari tahun 2011 melakukan perpindahan domisili dan secara bersamaan mengajukan perubahan nama dari Akademi Kebidanan Salsabila Cilegon menjadi Akademi Kebidanan Salsabila Serang dengan mendapat rekomendasi dari Kopertis Wilayah IV No. 0898/L4/KL/2011 dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten No. 09/0006.a/kes/I/2011. Maka sejak rekomendasi itu AKBID Salsabila Serang beralamat di Jl. Raya Serang – Pandeglang No. 33 [PAL-6] Kp. Tonggoh (14/04) Kelurahan Kemanisan Kecamatan Curug Kota Serang Provinsi Banten. Begitu pula dengan Yayasan Salsabila Multi Karya didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 04 Tanggal 07 Juni 2002 yang dibuat oleh Notaris Muhammad Isyah SH yang berkedudukan di Cilegon, mengalami perubahan menjadi Yayasan Salsabila Multi Karya Banten berdasarkan Akta Notaris No. 02 Tanggal 14 Februari 2011 yang dibuat oleh Notaris Tri Wahyuwidayati S.H., M.Kn. perubahan selanjutnya pada tahun 2016 di lakukan oleh notaris Sri Wahyuningsih SH dengan Akte No 57 Tahun 2016. Dengan semakin berkembangnya pendidikan di Indonesia, AKBID Salsabila mencoba untuk meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi dengan memperoleh Sertifikat Akreditasi BAN-PT No. 149/SK/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-III/VI/2013 dengan predikat “C” dan pada tahun 2015 memperoleh Sertifikat ISO 9001:2008 No. 824 100 15057 dari TÜV Rheinland. Pada Tahun 2018 AKBID Salsabila memperoleh surat keputusan perubahan bentuk lembaga dari Akademi Kebidanan Salsabila menjadi STIKes Salsabila Serang dengan nomor 107/KPT/I/2018 tanggal 2 Februari 2020 dengan penambahan program studi baru yakni Strata 1 Farmasi. Program studi D-III Kebidanan memperoleh status akreditasi “B” berdasarkan SK Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) Nomor 0237/LAM- PTKes/Akr/Dip/IV/2018 tentang status, nilai dan Peringkat Akreditasi Prodi Diploma III STIKes Salsabila Serang pada tahun 2018 Guna pengembangan STIKes Salsabila Serang, mengajukan usul pendirian program studi baru di bidang kesehatan. Saat ini STIKes Salsabila Serang menhyelanggarakan 5 program studi meliputi: (1). Program Studi D3 Kebidanan, (2). Program Studi S1 Farmasi, (3). Program Studi D4 Keselematan dan Kesehatan Kerja, (4). Program Studi S1 Kebidanan, dan (5). Program Studi Profesi Bidan
university
Swasta
logo
Universitas Efarina
EFARINA bagian dari RS Efarina Etaham Grup yang didirikan oleh berlatar Perwira Polisi Militer. Pada 20 April 2003 seorang Polisi Militer mendirikan klinik 24 jam (Rawat inap) di atas tanah seluas 770 m2 terletak di Jl. Bungursari No.1, Kabupaten Purwakarta, Propinsi Jawa Barat.Pada tanggal 27 Mei 2004, berubah menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak dalam perkembangan tanggal 19 Januari 2005 Rumah Sakit Ibu dan Anak berubah menjadi Rumah Sakit Umum, yang berkapasitas rawat inap pasien 150 tempat tidur. Atas ketekenunan pendiri pada tanggal 23 September 2008, pendiri berhasil melakukan espansi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Palalawan, Propinsi Riau dengan nama Rumah Sakit Efarina berkapasitas 200 tempat tidur. 28 Desember 2008 pendiri meresmikan 1 Rumah Sakit Efarina Etaham di Jl. Jamin Ginting No. 1, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.Pada tanggal 24 Juni 2009, pendiri mengambil alih Akademi Keperawatan Safaat menjadi Akademi Keperawatan Efarina yang beralamat Jl. Bungursari No. 1, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa barat dengan Nomor 94/D/0/2009 dari Menteri Pendidikan. Pada tanggal 13 November 2009, pendiri mendirikan SMK Kesehatan Efarina yang beralamat Jl. Bungursari No. 1, Purwakarta dengan Nomor 421/5703/Dikmen/2009. Pada tanggal 7 Desember 2009, dengan Nomor 5686/REN/2009 mendirikan SMK Kesehatan Efarina di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, Kabupaten Karo.Dalam perjalanan Rumah Sakit Efarina Etaham group berhasil mengantar pendiri membangun Kabupaten Simalungun pada tanggal 28 Oktober 2010 sebagai Kepala Daerah. Pada tanggal 27 September 2012, dengan Nomor 420/6178/REN.1/2012 dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. SMK Kesehatan Efarina pindah ke Kabupaten Simalungun sekaligus berubah menjadi SMK Plus Kesehatan Efarina dengan Nomor 188.40/2266.A/Dikmen-2011 yang menjadi salah satu sekolah idola berstandar semi militer dalam rangka mendidik putra putri bangsa mandiri, berkualitas dan terampil.Perjalanan Efarina Etaham Group dalam mensukseskan pemerintah khususnya dibidang kesehatan baik dalam bidang pendidikan pendiri berusaha dan bekerja keras sehingga berdiri Universitas Efarina dengan ijin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 413/E/O/2012, beralamat Jl. Sutomo Griya Hapoltakan Kav.1-10, Pematang raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara
university
Swasta
logo
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo
Keinginan mendirikan Perguruan Universitas Nahdhatul Ulama merupakan cita-cita para tokoh masyarakat Nahdlatul Ulama di Provinsi Gorontalo . KH. Abbas Rauf tokoh ulama Nahdiyyin sangat serius untuk memperhatikan pendidikan. bahkan ada beberapa luas tanahnya dihibahkan untuk pendidikan dan agama. Sejak terbentuknya provinsi Gorontalo idea KH Abbas Rauf ini terus digagas oleh generasi Nahdiyyin untuk berkeinginan mendidirikan sekolah unggulan Nahdlatul Ulama (SD-SMP-SMA) bahkan sampai berdirinya sebuah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Gorontalo. Namun hal tersebut terus dibahas dalam Musyawarah Wilayah periode Ismet Mile (2001-2006) cita-cita pendirian perguruan tinggi Nahdlatul Ulama baru semacam gagasan. Periode kepengurusan wilayah Nahdlatul Ulama Gorontalo Drs. H.Karim Pateda, MM (2007-2012) telah ada semangat menunjukkan langkah-langkah untuk mendirikan Perguruan Tinggi dalam naungan Nahdlatul Ulama. Pada periode 2012-2012 masa kepengurusan Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I Dr. H. Ridwan Tohopi, M.Si secara berulang mendiskusikan Langkah-langkah mendirikan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di Gorontalo terus dibahas dengan Almarhum Drs. Abd. Karim Rauf, M.Pd.I yang saat itu menjabat wakil ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Gorontalo masa khidmat 2007-2012 dengan Dan hasil diskusi ini disampaikan pada beberapa orang aktivis Nahdiyyin Dikson Yasin SH.I, MH, Arfan Nusi, M.Hum, Taufiq Ayuba, M.Hum. Imran Nihali, M.Pd, Alfian Mato, M.Pd, Helmi Rasyid, S.Pd. Ariyanto Mopangga, S.Ag secara aktif membahas dan mengkaji tentang pendirian perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di Gorontalo. Akhirnya pada 12 Juli 2015 Ariyanto Mopangga S.Ag Sekretaris Umum PWNU periode 2012-2017. mengundang Dr.H. Ridwan Tohopi, M.Si Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo Mantan Wakil Ketua Gerakan Pemuda Anshor Kotamadya Gorontalo periode Abdul Muin Mooduto 1993-1997 sebagai inisiator pendiri Perguruan Tinggi Nadlatul Ulama Gorontalo untuk mepresentasekan Rencana Pendidirian Universitas yang dihadiri oleh Tokoh Nahdltatul Ulama Almarhum K.H. Abdul Gafir Nawawi, MA, Ketua Dewan Surya PW NU Gorontalo, Almarhum Drs. Abdul Karim Rauf, M.Pd.I Wakil Ketua PWNU, Hj. Doli Hanani, M.Pd (Wakil Ketua Muslimat Provinsi Gorontalo), Asma Napu, S.Pd (Muslimat Kota Gorontalo), Suleman Adadau, S.Pd.I (Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bone Bolango), Risman Ibrahim, SH.I (Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pohuwato), Ibrahim T. Sore, M.Pd (Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo), Heriyanto Dalango M.Pd, dari (Pengurus cabang Nahdlatul Ulama Boalemo) Imran Nihali, M.Pd (Organ Perisai Putih) dan beberapa orang dari pengurus Gerakan Pemuda Anshor, Pengurus Fatayat provinsi, kabupaten Kota serta aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berlatar Nahdiyyin. Di Gedung Aula KH Abas Rauf Gedung ex SMA Pancakarsa/Tridharma jalan Jamaluddin Malik Gorontalo, di tempat inilah awal Pertama di Presentasikan Naskah Akademik dan Bentuk Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama. Perguruan Tinggi ini semula mengambil nama Universitas Islam Gorontalo (UIG) yang pernah ada di Gorontalo yang diprakarsai oleh ulama dan tokoh-tokoh Nahdiyin berafliasi dari Universitas Islam Indoensia (UII) Yogyakarta namun karena alasan historis, perguruan tinggi UIG yang berafliasi dari UII Yogyakarta tidak berlanjut. Dan akhirnya tergantikan dengan Institut Agama Islam Negeri Filial Alauddin yang saat ini telah menjadi IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kontruksi Bangunan dan Bentuk Universitas Islam Gorontalo ini di presentasekan oleh Dr. H. Ridwan Tohopi, M.Si dengan formasi sebagai berikut : Fakultas Sains dan Teknologi dengan Program Studi ( Teknik Pertambangan, Teknik Lingkungan, Teknik Perkapalan, Statistika) Fakultas Agama dan Studi Islam dengan Program Studi S1 ( Ilmu Perpustakaan, Jurnalistik dan Akuntansi Syariah) Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan dengan program studi S1 (Konservasi Hutan. Konservasi Pesisir Laut, Sosial Ekonomi Perikanan) Fakultas Kedokteran Hewan dan Ilmu Kesehatan dengan Program Studi S.1 (Dokter Hewan, Gizi dan Terapi Gigi) Hasil presentase disimpulkan oleh Sekretaris Wilayah Nahdlatul Ulama Ariyanto Mopangga, S.Ag selaku pemimpin rapat saat itu agar hal ini segera beroleh respon dan dukungan dari semua pengurus wilayah, Kabupaten Kota Badan Otonom dan Muslimat dan seleuruh tokoh dan ulama berserta umat Nahdlatul Ulama Gorontalo untuk segera mewujudkan beridirinya perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Gorontalo. Hal ini juga diperkuat oleh KH Abdul Gafir Nawawi, MA tokoh Nahdiyyin dan semua komponen aktivis nahdiyyin untuk merealisasikan sekaligus menyusun semua bahan kajian yang menjadi kebutuhan persyaratan Universitas. Pasca presentase tahun 2015 mengalami stagnan sampai 2016, terjadi kevacuman. Hal ini disebabkan karena berakhirnya masa periode kepengurusan Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pdi. Pada Musyawarah Wilayah menjelang pemilihan ketua dan pengurus wilayah periode 2017-2022 dalam sidang komisi di tetapkan bahwa Nahdlatul Ulama Gorontalo sudah harus memiliki Perguruan Tinggi. Seiring dengan hasil Musyawarah Wilayah ini berakhir dengan terpilihnya Dr. H. Zulkarnaen Suleman, M.Hi sebagai Ketua Umum, Katib Amm Dr. H. Anis Naki, MM, Rais Surya KH. Abdul Gafir Nawawi, MA Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Gorontalo Masa Khidmat 2017-2022 Berdasarkan amanah musyawarah wilayah Nahdlatul Ulama, sambil menunggu Surat Keputusan dari Pengurus Besar, Ketua Terpilih Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.Hi menunjuk Dr. H. Ridwan Tohopi, M.Si sebagai Ketua Pendiri Perguruan Tinggi Nahdalatul Ulama Gorontalo. Konsep pendirian ini terus di sebarluaskan pada semua pengurus cabang dan Badan Otonom. Hingga pada tanggal 19 Januari 2017 pertemuan Ketua terpilih Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.Hi bersama pengurus Cabang kabupaten kota bertempat Rumah Makan Saung Telaga Biru dengan inti pembahasan rapat adalah memantapkan pendirian Universitas Nahdlatul Ulama. Menindak lanjuti pasca pertemuan Rumah Makan Saung Dr.H.Ridwan Tohopi, M.Si meminta kesediaan Ariyanto Mopangga, S.Ag dalam jabatan selaku sekertaris Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama menjadi sekertaris Tim Pendiri Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat